Langsung ke konten utama

Lagu Gombalisasi

Takkan ada cinta yg terus kujaga//
Takkan ada cinta yg indah terasa//
Hanya denganmu//
Hanya untukmu.
(Miss U honey 8) )

Syair diatas adalah penggalan dari lagu group band Nine Ball. Aku sebenarnya tidak kenal gruop band ini. Entah bagaimana ada di dalam hp-ku. Tapi kalimat-kalimatnya sungguh membuai. Mungkin juga sedikit lebay. Tapi mengandung cita rasa yang syahdu. Aku copy paste sebait. Lalu kutambahkan pemanis dengan kata rindu di bait akhir. Sempurna.

Sejenak terpikir sebuah ide. Kayaknya cocok nih dipakai menggombal seseorang. Hi... Kucari nama kekasihku yang berada di urutan pertama phonebook. Pencet tombol send. Terkirim. Mau tau apa reaksi jawabannya? Nanti, ye.

Menggombal? Kosakata ini terus terang tak pernah kuaplikasikan pada lawan jenis selain kepada pada dia. Itupun setelah menikah. (Betul nih..., Kemane aje lu?) Dulu aku termasuk species makhluk pemalu klo sama lawan jenis. Dari sisi akademik bidang kuliah dulu dan kerjaan saat ini berurusan dengan pelat dan baja. Keras dan no mercy. Wuih...Jadi ngak punya otoritas ilmiah untuk urusan gombal-menggombal.

Tapi sejak beberapa kali (sering!!! jujur saja) nonton Andre di OVJ dan Pas Mantap, 2 acara komedi di TV yang sering menyajikan adegan gombal ala Andre. Mulai terinspirasi juga akhirnya. Apalagi dah ada calon korban yang tepat sasaran. Sudah lengkap dengan label halalnya. Mmm..he...

Soal menggombal memang biasanya bagian laki-laki. Korbannya adalah perempuan. Kalau korbannya laki-laki juga, dijamin akan menjawab dua kata lalu menjauh. Iiih....kabur. He.., Betul tak. Tapi klo korbannya adalah perempuan, kemungkinan besar akan tersanjung. Sampai-sampai tersanjung berkali-kali. Tersanjung 2, 3, 4, 5 dst.

Mau bukti? Inilah jawaban seorang korban, istriku yang kena rayuan gombal.
"Piwiet... Preketiuw... :D luv u honey ;)"

So, mari belajar menggombal. Walaupun kita anak Teknik.

Inilah efek dari gombal itu.
Sekotak kue yang enak.
Manjur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nol

Ada kalanya mata jenuh memandang langit yang terik. Hingga rasanya ingin berteduh. Berteduh di bawah rindang pohon yang hijau. Dan merasakan belaian angin yang sepoi. (Welcome Syawal)

TRUE STORY FROM MY NEIGHBOUR

Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Kepada kawan-kawan (PT. Batamec Shipyard/ dan lainnya) Lewat lembaran ini kami ingin menceritakan sebuah kisah yang mengajak kita untuk berbagi kepedulian.
Kemarin malam, seorang tetangga kami (waktu masih tinggal di Mess Perusahaan, Perumnas Sagulung Blok F 13-14), Pak Tata namanya, menceritakan kisah nyata kalau bisa dibilang, atau lebih tepatnya kisah di depan mata karena aktor-aktornya adalah tetangga sendiri yang rumahnya pas sudut jalan, di depan rumah Pak Tata, blok F 85). Sebuah keluarga yang didalamnya ada beberapa anak yatim. Karena ingin menyaksikan sendiri para ’aktor’ tersebut, kami berkunjung ke rumah itu. Rumah yang sebenarnya sangat sering aku lewati dulu saat masih menjadi warga blok F.
Dari depan rumah tersebut nampak kusam. Nampak tembok yang mulai pudar putihnya dan terkelupas karena tak disentuh renovasi sekalipun. Lampu depan yang menerangi teras malam itu bersinar sayu seolah tak bertenaga. Halaman rumah juga kosong tak ada hiasan bunga-bun…

Indah yang tersembunyi

(Klik untuk memperbesar gambar)

Indah yang tersembunyiTaman langit menghampar semesta alam
Mengabarkan kekuasaanNya dari balik tabir surya
Mengajak hati untuk bersujud
Akan lembutnya hasil ciptaanNya
Hingga agar ada uca syukur

Ternyata...
Betapa indah taman itu
Bak edensor dalam karya anak Belitung
Keindahan yang tersembunyi

Mungkin karena setiap hari kita saksikan
Sehingga keindahan itu menjadi biasa
Sangat biasa...

(Kadang kita jarang bersyukur, hingga dia akhirnya pergi)

Ini beberapa foto yang sempat kuambil sekitar 2003 di seputaran Asrama Mahasiswa UNHAS.





















(Diambil dari lantai dua, jembatan penghubung Blok B dan C RT 1ABCD) Tampak sumur 'keramat' tempat aktivitas pagi dan sore. Dan menjadi ramai di hari mencuci sedunia, hari Ahad apalagi kalau air dari kran hidran tidak mengalir. Jadilan seperti ibu-ibu yang ramai mencuci.

















(Saat surya datang tiap pagi dari arah timur Ramsis. Diambil di depan Blok C RT 1 ABCD, dekat kamarku)

















(Gambar diambil dari lantai 3 Blok A, RT 1 ABCD.…