Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2009

Kisah Opa Sang Pelaut

“Jadilah pelaut supaya kau bisa lihat banyak tempat, banyak bangsa. Kau masih muda, masih punya banyak kesempatan. Klo Opa sudah tua”. Dia lalu melanjutkan, “Orang Makassar itu pelaut hebat-hebat, dari dulu hingga sekarang, mereka sangat cinta laut.”

Seperti biasa, siang itu aku ke workshop tujuh, sebuah bangunan besar dan tinggi seluas stadion tennis yang bisa menampung lima sampai enam lapangan. Disini salah satu lokasi fabrikasi potongan-potongan kapal (block) yang terlindung dari panas dan hujan. Disinilah saya sering bertemu dengan pak tua itu.

Usianya mungkin sekitar 60 tahun dengan perawakan agak pendek, kulit gelap. Sehari-harinya sebagai helper bagian cleaning. Tugas utamanya adalah menyapu dan membersihkan workshop seluas stadion itu beserta blok-blok kapal yang sedang dalam proses produksi.

Awalnya, setiap berpapasan dia selalu melemparkan senyum dan aku membalas sambil melambaikan tangan. Suatu hari kami bekenalan. Saling memperkenalkan diri dan asal daerah. Dari itu aku t…

Tanggung Jawab

"Harga sebuah keluarbiasaan adalah Tanggung Jawab, karena disanalah diuji setiap perkataan, tindakan dan kesiapan dalam menghadapi setiap resiko yang muncul". (Andrie Wongso).

Kusimpan sms itu dalam catatan yang rapi. Sms sekitar eman bulan yang lalu. Saat itu sempat berlangganan sms motivasi dari AW.

Belakangan ini harga keluarbiasaan itu semakin menantang dan seakan membuat pundak seolah terbebani beban berat. Beban yang memaksa diri untuk mencari jalan keluar dan menuntaskan setiap masalah. Dan semakin tantangan itu datang, kupaksakan meyakinkan diri bahwa aku harus menuntaskannya.

Bangunan besi ini semakin tinggi.