Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2008

Mars Kepanduan

Bangkitlah mujahid bangkitlah
Rapatkan barisan rapatkan
Ayunkanlah langkah perjuangan
Mati syahid atau hidup mulia

Siapkan dirimu siapkan
Gentarkan musuhmu gentarkan
Tak kan pernah usai pertarungan
Hingga ajal kan menjelang

Enyahkan rasa takut dan gentar
Walau raga kan meregang nyawa
Karna ALLAH tlah janjikan syurga
Untukmu mujahid setia

Melepas lelah usai Mukhayam.
Batam Dalam Kenangan
Suara Persaudaraan
Kulihat mentari bundar di langit Batam
Membara redup lembut tiada menyilaukan
Sebentuk siluat pepohonan dari hutan nan perawan
Getarkan hati akan keagungan Tuhan
Yang merindu pertemuan dengan Ar-Rohman

Nasyid ini pertama kali ku mendengarnya di awal-awal tarbiyah, dari seorang yang baik hati. Terdengar agak melo, sendu, jadul dan agak norak. Saat itu aku tidak biasa mendengar lagu dengan ritme yang demikian. Beberapa tahun berikutnya aku mulai akrab dengan nuansa seperti itu dan tidak merasa ganjil lagi. Sekian lama aku tak mendengar syair itu lagi. Belakangan saat tak sengaja mendengarnya, entah kenapa syair diatas mulai menggetarkan hati.

Dipagi itu nahgoya berseri
Di muka kuning kudapatkan rumah suci
Disana kulabuhkan sejenak dipesanggrahan hati
Sambil menganyam gaun rindu sanubari
Menguak takbir kebesaran Illahi
Nagoya dan Muka Kuning, ah sungguh ramai dikau.

Alloh Alloh Alloh
Pagi yang indah saat ku di sana
Alloh Alloh Alloh
Seindah ukhuwah yang menyala d…