Langsung ke konten utama




















Batam Dalam Kenangan

Suara Persaudaraan

Kulihat mentari bundar di langit Batam
Membara redup lembut tiada menyilaukan

Sebentuk siluat pepohonan dari hutan nan perawan

Getarkan hati akan keagungan Tuhan

Yang merindu pertemuan dengan Ar-Rohman


Nasyid ini pertama kali ku mendengarnya di awal-awal tarbiyah, dari seorang yang baik hati. Terdengar agak melo, sendu, jadul dan agak norak. Saat itu aku tidak biasa mendengar lagu dengan ritme yang demikian. Beberapa tahun berikutnya aku mulai akrab dengan nuansa seperti itu dan tidak merasa ganjil lagi. Sekian lama aku tak mendengar syair itu lagi. Belakangan saat tak sengaja mendengarnya, entah kenapa syair diatas mulai menggetarkan hati.

Dipagi itu nahgoya berseri
Di muka kuning kudapatkan rumah suci

Disana kulabuhkan sejenak dipesanggrahan hati

Sambil menganyam gaun rindu sanubari

Menguak takbir kebesaran Illahi
Nagoya dan Muka Kuning, ah sungguh ramai dikau.

Alloh Alloh Alloh
Pagi yang indah saat ku di sana

Alloh Alloh Alloh

Seindah ukhuwah yang menyala di dada


Ukhuwah...
Betapa bersyukur kita memiliki saudara di mana-mana
Saat berjumpa seolah telah lama kita saling berkenalan
Alloh...Allah...

Tribute to My-new-family

Batam is a small but busy island in Indonesia of 45km x 25km and nearly a million people, hundreds of multinational owned factories, towns, shopping centres and gateway to the Riau Islands.


Located only 20km from Singapore and 25km from Johor in Malaysia, Batam is Indonesia's equivalent to China's SEZ's (Special Economic Zones) - a place where the nation's economic planners test new economic policies and ideas. The island is an industrial hub with electronics factories, a large and growing ship repair industry and an even larger oil service sector. Quite a few expats head there for work, and pubs and golf courses have sprung up to serve them.
Most tourists, on the other hand, come from nearby Singapore . Unless you have a particular interest in these, you're better off going elsewhere, such as Batam's more resort-y neighbor Bintan or the peaceful capital city of the province Tanjung Pinang. (wikitravel.org)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nol

Ada kalanya mata jenuh memandang langit yang terik. Hingga rasanya ingin berteduh. Berteduh di bawah rindang pohon yang hijau. Dan merasakan belaian angin yang sepoi. (Welcome Syawal)

TRUE STORY FROM MY NEIGHBOUR

Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Kepada kawan-kawan (PT. Batamec Shipyard/ dan lainnya) Lewat lembaran ini kami ingin menceritakan sebuah kisah yang mengajak kita untuk berbagi kepedulian.
Kemarin malam, seorang tetangga kami (waktu masih tinggal di Mess Perusahaan, Perumnas Sagulung Blok F 13-14), Pak Tata namanya, menceritakan kisah nyata kalau bisa dibilang, atau lebih tepatnya kisah di depan mata karena aktor-aktornya adalah tetangga sendiri yang rumahnya pas sudut jalan, di depan rumah Pak Tata, blok F 85). Sebuah keluarga yang didalamnya ada beberapa anak yatim. Karena ingin menyaksikan sendiri para ’aktor’ tersebut, kami berkunjung ke rumah itu. Rumah yang sebenarnya sangat sering aku lewati dulu saat masih menjadi warga blok F.
Dari depan rumah tersebut nampak kusam. Nampak tembok yang mulai pudar putihnya dan terkelupas karena tak disentuh renovasi sekalipun. Lampu depan yang menerangi teras malam itu bersinar sayu seolah tak bertenaga. Halaman rumah juga kosong tak ada hiasan bunga-bun…

Indah yang tersembunyi

(Klik untuk memperbesar gambar)

Indah yang tersembunyiTaman langit menghampar semesta alam
Mengabarkan kekuasaanNya dari balik tabir surya
Mengajak hati untuk bersujud
Akan lembutnya hasil ciptaanNya
Hingga agar ada uca syukur

Ternyata...
Betapa indah taman itu
Bak edensor dalam karya anak Belitung
Keindahan yang tersembunyi

Mungkin karena setiap hari kita saksikan
Sehingga keindahan itu menjadi biasa
Sangat biasa...

(Kadang kita jarang bersyukur, hingga dia akhirnya pergi)

Ini beberapa foto yang sempat kuambil sekitar 2003 di seputaran Asrama Mahasiswa UNHAS.





















(Diambil dari lantai dua, jembatan penghubung Blok B dan C RT 1ABCD) Tampak sumur 'keramat' tempat aktivitas pagi dan sore. Dan menjadi ramai di hari mencuci sedunia, hari Ahad apalagi kalau air dari kran hidran tidak mengalir. Jadilan seperti ibu-ibu yang ramai mencuci.

















(Saat surya datang tiap pagi dari arah timur Ramsis. Diambil di depan Blok C RT 1 ABCD, dekat kamarku)

















(Gambar diambil dari lantai 3 Blok A, RT 1 ABCD.…