Sabtu, 20 Juni 2020

AIR LIMPAHAN


Lokasi foto: Sagulung, Batam.

Hujan ingin bercerai dengan banjir. Tapi kota yang pikun membuatnya bagai cinta sejati dua anak manusia - Pramoedya Ananta Toer

Jumat, 19 Juni 2020

WAKTU MAGRIB


Lokasi foto: Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam.

Muka bumi ini semuanya dihamparkan oleh Allah sebagai masjid. - Habiburrahman El Shirazy

Kamis, 18 Juni 2020

PERSPEKTIF


Lokasi foto: Tunas Regency, Batu Aji, Batam.

Ada bagian tubuh yang tak bisa kita lihat tanpa bantuan cermin. Ada sudut pandang yang tak bisa kita pahami tanpa ketelitian telaah saudara. - Salim A Fillah

Rabu, 17 Juni 2020

LANGIT DAN BUMI


Lokasi foto: Tanjung Uncang, Batam.

"Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam."

(QS. Al-A'raf: 54)

Selasa, 16 Juni 2020

JALAN DUA ARAH


Lokasi foto: Batu Aji-Sagulung, Batam.

"Jika kalian berbuat baik, (berarti) kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri; dan jika kalian berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi diri kalian sendiri." (Al-Isra: 7)

"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang berbuat jahat, maka (dosanya) atas dirinya sendiri." (Fushshilat: 46)

GOLDEN SUNSET


Lokasi foto: Batam.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal." (QS. Ali Imran: 190)

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al-Baqarah: 164)

Sabtu, 13 Juni 2020

SERAMBI TAMAN SYURGA


“Jika kamu melewati taman-taman Syurga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya, ”Apakah taman-taman Surga itu?” Beliau menjawab,” Halaqah-halaqah (kelompok-kelompok) dzikir.” (HR. Tirmidzi)

“Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berkeliling jalan-jalan mencari ahli dzikir. Jika mereka menemukan satu kaum yang sedang mengingat Allah, mereka berseru, ‘Marilah kalian menuju kebutuhan kalian.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Lalu para malaikat itu mengelilingi mereka dengan sayap-sayapnya sampai langit dunia.” (HR. Bukhari, Muslim)

“Apabila kamu melewati taman-taman Syurga, minumlah hingga puas. Para sahabat bertanya,” Ya Rasulullah, apa yang dimaksud taman-taman Syurga itu?” Nabi ﷺ  menjawab,” majelis-majelis ta’lim." (HR. Thabrani)

“Sesungguhnya Allah, para malaikat Nya, penduduk langit dan bumi sampai pun semut di sarangnya dan ikan di lautan turut mendoakan kebaikan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”  (HR. Tirmidzi)

BERANJAK PULANG


Pekerja galangan sebuah perusahaan di Batam berjalan meninggalkan area pembangunan kapal. Mereka beranjak pulang saat menjelang matahari terbenam. 

Menurut Ketua Iperindo Kepri, ada 70 galangan di Batam (Batampos, 2018). Dari jumlah tersebut saat ini tidak semuanya aktif. Data ekspor kapal yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri pada awal tahun 2017 menunjukkan penurunan produksi shipyard kala itu.

Beruntung Batam masih dipercaya untuk pembuatan dan docking kapal-kapal pemerintah. Seperti kapal TNI, Pertamina, dan juga kapal Pelni.

Di tengah pandemi Covid-19, galangan-galangan kapal di Batam saat ini sedikit banyak juga ikut terdampak akibatnya. Aktivitas produksi pekerjaan pembangunan kapal beberapa galangan saat ini juga harus mengalami penyesuaian.   

Mengikuti arahan dari pemerintah, protokol kesehatan di galangan-galangan juga sudah diterapkan. Seperti pemakaian masker dan jaga jarak.

Hal yang cukup terasa memberikan dampak yaitu yang terkait dengan proses pemesanan barang dan material yang berasal dari luar negeri. Peralatan yang tidak tersedia di dalam negeri dan harus diimpor dari luar negeri mengalami keterlambatan proses produksi dan pengiriman. 

Bacaan: 
batampos.co.id (2020/04/29); (2018/07/31) 
kemenperin.go.id

Kamis, 11 Juni 2020

CANDI BENTAR


Ini bukan tempat ibadah. Bukan juga tempat objek wisata. Ini adalah kawasan industri. Memang secara sepintas pintu gerbang atau gapura dan bangunan depan kawasan ini memiliki bergaya bangunan adat Bali.

Gapura berbentuk tiang, berwana merah bata, berornamen abu-abu, dua bauh kiri dan kanan, seolah terbelah simetris, menjadi penanda utama yang mencolok. Atap bangunan kantor berbentuk limas dengan pucuknya yang khas makin menambah identitas arsitektur Balinya.

Candi Bentar Industrial Area. Itulah yang terpampang pada papan nama atau pagar depan kawasan ini. Persis di depan hamparan yang terhampar rumput hijau yang terpelihara rapi.  

Momen sore hari menjelang magrib adalah waktu yang boleh menjadi pilihan mengabadikan suasana di Candi Bentar. Di waktu tersebut Candi Bentar akan menghadirkan latar langit dengan warna yang cerah. Langit biru dan awan putih akan ikut berubah menjadi kuning keemasan yang sangat indah.

Karena momen ini berlangsung hanya beberapa menit saja, sangat sayang untuk dibiarkan begitu saja tanpa diabadikan dalam jepretan kamera atau handphone. 

Rabu, 10 Juni 2020

TERCAPAI CITA-CITA


Aku tahu kau punya obsesi
Yang kini belum tercapai
Aku yakin di esok nanti
Semua akan menjadi nyata

Aku tahu mimpi terindahmu
Yang sering kau ucapkan
Aku yakin suatu hari nanti
Semua itu bahkan terlampaui

Aku tahu kau tak pernah menyerah
Hanya karena tak punya apa
Sebab nyata di depan mata
Kau adalah pencari surga

Aku tahu semua pasti tak mudah
Dan akan bertemu banyak rintangan
Yang kan menggoda tuk menyerah
Dan kau memilih terus menghadang

Dan sesuai yang telah dikira
Badai sekali lagi datang
Dan sesuai yang telah diduga
Cobaan dan godaan makin menantang

Hingga saat hati hampir goyah
Dan sisa harapan dan doa yang tersisa
Akhirnya awan gelap mulai tersibak
Celah cahaya makin terbuka

Terbuka dan makin terang
Terbentang jalan yang lapang
Tersibak belantara yang garang
Tersungkur mengucap syukur yang dalam 

Kini
Satu persatu mimpi tercapai
Satu persatu mimpi terlampaui
Dan bahwa semua tak mungkin diraih
Ketika terucap kata menyerah

Kini
Impian baru telah tersusun lagi
Untuk mencari titik takdirnya
Untuk terwujud di alam nyata
Yang semua berawal dari mimpi

(Baraqallah untuk istriku, kekasih dan teman hidupku)

BERQURBAN SEBAGAI BUKTI KETAATAN

Setiap kebaikan sejatinya bisa dilaksanakan kapan saja. Namun berqurban di hari Idul Adha (dan tiga hari setelahnya) adalah momentum istim...